Selasa, 30 Juni 2015

KHORD GITAR DAN LIRIK LAGU


 Judul : TENTANG RASA                                                                                              Artis : ASTRID

Intro : Am G  2x

    Am              G
Aku tersesat menuju hatimu
  Am           G
Beri aku jalan yang indah
 Am             G
Izinkanku lepas penatku
    C         D          G
Tuk sejenak lelap di bahumu

 Reff :
     Am      D           G
Dapatkah selamanya kita bersama
   C         F                B
Menyatukan perasaan kau dan aku
     Am      D           G
Semoga cinta kita kekal abadi
   C         F                B
Sesampainya akhir nanti selamanya

Int:Am G 2x

   Am                     G
Tentang cinta yang datang perlahan
   Am             G
Membuatku takut kehilangan
   C            G
Ku titipkan cahaya terang
    Am           D          G
Tak padam didera goda dan masa
 Reff :
     Am      D           G
Dapatkah selamanya kita bersama
   C         F                B
Menyatukan perasaan kau dan aku
     Am      D           G
Semoga cinta kita kekal abadi
   C         F                B
Sesampainya akhir nanti selamanya

Solo:  Am D G 3x
         F B
 Reff :
     Am      D           G
Dapatkah selamanya kita bersama
 C           F          G
Menyatukan perasaan kau dan aku
     Am      D           G
Semoga cinta kita kekal abadi
   C         F                B
Sesampainya akhir nanti selamanya
     Am      D           G
Dapatkah selamanya kita bersama
   C         F                B
Menyatukan perasaan kau dan aku
     Am      D           G
Semoga cinta kita kekal abadi
   C         F                B   C Am
Sesampainya akhir nanti selamanya
    B         C    D        G     
Tak padam didera goda dan masa





"METODE PERKEMBANGAN FISIK"





MODUL 12
KEGIATAN BELAJAR 1
Rancangan Program Pengembangan Fisik

A.     Ruang Lingkup Pengembangan Fisik Motorik
Setiap gerakan anak sebenarnya melibatkan 3 (tiga) unsur penting yaitu otot, otak dan syaraf. Jika salah satu dari ketiga unsure tersebut ta berfungsi dengan baik maka gerakan yang dihasilkan juga tidak akan bermakna / tidak terjadi gerakan sama sekali.
1.     Lingkup pengembangan motorik kasar
Motorik kasar adalah gerakan fisik yang melibatkan otot-otot besar seperti otot lengan, kaki dan leher. Ada 3 jenis gerakan yang dapat dilakukan dalam motorik kasar yaitu :
a.     Gerak lokomotor
Adalah aktivitas gerakan dengan cara memindahkan tubuh dari satu tempat ketempat lain. Yang termasuk gerakan lokomotor adalah :
-        Melangkah yaitu memindahkan tubuh dari satu tempat ketempat lain dengan menggerakan salah satu kaki kedepan, belakang, samping/serong.
-        Berjalan yaitu memindahkan tubuh dari satu tempat ketempat lain dengan melangkahkan kaki berulang-ulang dan bergantian.
-        Berlari yaitu mirip berjalan namun dengan jangkauan yang lebih jauh dan ada waktu.
-        Melompat yaitu memindahkan tubuh kedepan dengan betumpu pada salah satu kaki dan mendarat dengan dua kaki.
-        Meloncat yaitu memindahkan tubuh kedepan / keatas dengan bertumpu pada kedua kaki dan mendarat dengan kedua kaki.
-        Merangkak yaitu menggerakan tubuh dengan bertumpu pada telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki.
-        Merayap yaitu menggerakkan tubuh dengan bertumpu pada telapak tangan sampai siku dan badan bagian depan.
-        Berjingkat yaitu memindahkan tubuh kedepan dengan cara bertumpu pada salah satu kaki.
-        Berguling yaitu memnindahkan tubuh dari satu tempat ketempat lain merebahkan diri dari menggulingkan badan.
b.     Gerak non lokomotor
Adalah aktivitas / tindakan dengan tidak memindahkan tubuh dari satu tempat ketempat lain. Contoh gerak lokomotor adalah :
-        Gerakan-gerakan memutar tubuh atau bagian-bagian tubuh (kepala, lengan, pinggang, kedua lutut)
-        Menekuk atau membungkukan tubuh seperti gerakan bangun tidur, duduk, dan membungkuk.
-        Latihan keseimbangan sperti sikap lilin, gerak pesawat.
c.      Gerak manipulative
Adalah aktivitas yang dilakukan tubuh dengan bantuan alat contoh melempar, menangkap, menggiring dll.
Dalam buku A Child Word Infancy Through Ado Lescence pengembangan keterampilan motorik kasar pada anak usia 3 sampai 5 tahun diuraikan sebagai berikut :
a.     Usia 3 tahun
1.)   Tidak dapat berbelok, berhenti dengan tiba-tiba/ dengan cepat
2.)   Melompat dengan dua kaki pada jarak 15-20 cm
3.)   Naik tangga tanpa dibantu dengan menggunakan kaki secara bergantian
4.)   Dapat melompat sesuai urutan
b.     Usia 4 tahun
1.)   Dapat lebih efektif mengontrol gerakan untuk berhenti
2.)   Dapat melompat dengan jarak 20-25 cm
3.)   Dapat menuruni tangga engan bergantian dengan sedikit
c.      Usia 5 tahun
1.)   Mulai dapat berbelok dan berhenti secara efektif dalam permainan
2.)   Dapat berlari sambil melompat dengan jarak + 25-30 cm
3.)   Dapat menuruni tangga dengan kaki bergantian tanpa dibantu
4.)   Melompat dengan mudah dengan jarak + 30 cm
2.     Lingkup pengemabgan motorik halus
Motorik halus adalah gerakan-gerakan tubuh yang melibatkan otot-otot kecil misalnya otot-otot jari tangan otot muka dll. Beberapa gerakan yang dapat dimasukan dalam gerakan motorik halus misalnya menggunting, merobek, menggenggam tertawa dsb.
Tahap perkembangan menulis/coretan anak yang dapat di gambarkan sbb:
a.     Tahap mencoret / membuat goresan (scribbling stage)
Anak akan mulai membuat tanda-tanda dengan menggunakan alat-alat tulis
b.     Tahap pengulangan scara linear (linear repetitive stage)
Anak menelusuri bentuk tulisan secara horizontal
c.      Tahap menulis secara random (random letter stage)
Anak belajar tentang berbagai bentuk yang dapat diterima sebagai suatu tulisan dan menggunakan semua itu agar dapat mengulang kata.
d.     Tahap menulis tulisan nama (letter name writing or phonetic writing)
Anak mulai menyusun hubungan antara tulisan dan bunyi.
Gerakan motorik halus yang lain adalah menggambar, yang juga akan berkembang sesuai tingkat usia. Pendapat dari lowenfeld yang menguraikan karakteristik menggambar untuk anak usia 2-7 tahun sebagai berikut:
a.     Usia 2-4 tahun
1.)   Aktivitas motorik menggunakan otot besar dengan gerakan dari bahu yaitu:
a.)   Senag begerak
b.)   Menggenggam benda dengan sluruh tangan
c.)    Mengayun lngan dengan garis lurus
d.)   Memalingkan muka ketika mencoret-coret
2.)   Penilaian yang lebih kecil berupa :
a.)   Mengulang-ulang gerakan
b.)   Mengamati coretan-coretannya ketika menggambar
c.)    Menggunakan gerakan pada telapak tangan
d.)   Dapat meniru bentuk lingkaran
3.)   Menghubungkan nilai-nilai untuk mengetahui sesuatu berupa :
a.)   Mampu membuat variasi garis dengan lebih baik dan
b.)   Menyisipkan benda-benda diantara garis-garis
c.)    Mengidentifikasi pergantian subjek dalam proses meenggambar dan
d.)   Mampu memusatkan perhatian untuk waktu yang lebih lama
b.     Usia 4-7 tahun
1.)   Membentuk sesuatu dari bentuk geometri
2.)   Penempatan dan ukuran pada objek berbeda dengan subjek
3.)   Objek gambar tidak berhubungan antara satu dengan yang lain
4.)   Seni merupakan komunikasi dengan dirinya sendiri
5.)   Dapat mengetahui objek melalui catalog
6.)   Dapat meniru segi empat, segi tiga, dan segi lima
B.     Pengembangan fisik motorik pada kurikulum 2004
Kurikulum TK 2004 memuat pengembangan fisik motorik sebagai salah satu program yang wajib dikembangkan oleh guru TK. Berbeda dengan kurikulum 1994 yang secara jelas memisahkan pengembangan motorik halus (dikenal dengan keterampilan) dengan motorik kasar (dikenal dengan jasmani) pada kurikulum 2004 tidak ada pemisahan yang nyata antara kedua jenis motorik tersebut. Kita perlu menggolongkan isi program pengembangan fisik motorik pada kurikulum 2004 tersebut kedalam dua bagian yaitu motorik halus dan motorik kasar . gerakan motorik kasar dapat anda bagi lagi kedalam 3 bagian yaitu, gerakan lokomotor, non lokomotor, dan manipulatife.
C.     Rancangan pogram pengembangan fisik motorik untuk anak usia 4-6 tahun
Guru perlu menyusun rancangan program kegiatan dengan sebaik-baiknya agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Dalam menyusun rancangan program kegiatan pengembangan fisik motorik berikut :
1.     Menentukan tujuan / aspek yang akan dikembangkan.
Tujuan merupakan sasaran / harapan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengembangan fisik motorik anak.
2.     Pemilihan bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mnetukan kegiatan antara alain :
1.)   Melibatkan seluruh anak untuk dapat berpartisipasi aktif
2.)   Menyenangkan dan dilakukan melalui bermain
3.)   Dapat menyalurkan energi dan aspirasi anak
4.)   Membangkitkan keinginan anak untuk bereksperimen dan bereksplorasi
5.)   Mendorong anak untuk kreatif
6.)   Tidak membosankan
7.)   Sesuai tingkat perkembangan anak
8.)   Memberikan kebebasan pada anak untuk mengembangkan kegiatan sesuai dengan imajinasinya.
9.)   Sesuai dengan tema dan lingkungan anak
3.     Pemilihan alat dan bahan yang akan digunakan
Pemilihan alat dan bahan yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran sebaiknya berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
a.     Sebaiknya bersifat multi guna, artinya alat tersebut dapat digunakan untuk pengembangan berbagai kemampuan yang sesuai.
b.     Bahan yang digunakan mudah didapat dilingkungan sekitar dan murah harganya.
c.      Tidak menggunakan bahan yang berbahaya bagi anak.
d.     Alat yang digunakan dapat membangkitkan kreatifitas anak.
e.     Sesuai dengan tujuan dan fungsinya.
f.       Dapat digunakan secara individual, kelompok maupun klasikal.
g.      Alat dibuat sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
4.     Pemilihan Metode
Metode yang dianggap sesuai dan dapat digunakan antaralain metode :
a.     Pemberian tugas                                f. Demonstrasi
b.     Proyek                                                 g. Bercerita
c.      Karya wisata                                       h. Sosio Drama
d.     Praktik langsung                                 i. Bercakap-cakap
e.     Bermain peran
D.     Penerapan program pengembangan fisik motorik kedalam rancangan program kegiatan Tahunan, Semester, Bulanan, Mingguan, dan Harian.
Prosedur dalam menyusun program kegiatan mingguan adalah sebagai berikut :
1.     Lihat kompetensi, hasil belajar dan indikator pada kurikulum TK/RA
2.     Tentukan indikator mana yang akan di kembangkan
3.     Tentukan tema dan sub tema untuk minggu tersebut (tema tergantung masing-masing sekolah)
4.     Tentukan / pilih kegiatan yang sesuai dengan tema dan indikator
5.       Susun kedalam matriks maupun web

6.     Usahakan agar kegiatan tidak membosankan dan mulailah dari yang paling mudah menuju ke yang lebih sulit.

CONTOH SURAT PERMOHONAN IJIN WISATA

            KOP SEKOLAH / LEMBAGA
------------------------------------------------------------------------

No       :     /PAUD DS / SIW / VI /2015
Lamp   : 1 Lembar
Hal      : Permohonan Ijin Wisata

            Kepada Yth.
            Kepala UPT Disdikpora Kec.......................
            Di
                ...............................

Dengan hormat,
            Dalam rangka kegiatan akhir Tahun Pelajaran 2014/2015, PAUD Dewi Sartika Desa ...... Kecamatan .......... akan mengadakan  kunjungan wisata  ke Owabong dan Taman Reptil - Purbalingga, yang akan dilaksanakan besok pada:
            Hari / Tanggal                        : Kamis, 4 Juni 2015
            Waktu                                     : Jam 07.00 WIB – selesai
            Tempat Pemberangkatan        : PAUD Dewi Sartika
            Jumlah Peserta                        : 80 Peserta
            Keterangan                              : Menggunakan Armada” PO. Sari Gede”
                                                              No.Polisi: AA 1685 CT
            Oleh karena itu, kami mohon kepada Kepala UPT Disdikpora Kecamatan .......................untuk dapat memberikan ijin agar kegiatan tersebut dapat kami laksanakan. Dan sebagai bahan pertimbangan kami lampirkan:
1.         1. .  Daftar Peserta Wisata
Demikian permohonan ijin kami, kemudian atas pemberian ijin dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.
............................., 3 Juni 2015
Pengelola PAUD Dewi Sartika
  
                                  (.............................)                     
Tembusan:                                                                                      
1        1.   Kepala POLSEK Kec. .....................

2        2. Arsip